Ruang tanpa Kata

Diujung petang,
di tikung jalanan.
Kita berdiri, 
ditemani bayangan 

Kau diam, 
aku pun begitu.

Hanya sepasang tangan,
yang tak bisa berkait. 

Biarkan ini, 
sedikit lebih lama. 
Biarlah sunyi,
jadi musik kita. 

Agar ku bisa lihat sinar bulan, 
di kedua bola matamu.
Menyinari kita, 
dalam ruang tanpa kata. 



No comments:

Post a Comment