yang malu untuk mencinta
dan berat untuk tertawa.
Tenggelam dalam lara,
lalu terlantar dalam nestapa.
Untuk kami yang kedap rasa,
kami terlalu pahit untuk diberi gula.
Namun jika bersedia,
tunggulah sewaktunya.
apa yang kedap, mungkin dapat menguap.
No comments:
Post a Comment