Pita Suara pada Otakmu

Jiwa, 
jangan lekas letih dan menyerah 
pada hasrat yang datang menjenguk.
Ada hal-hal yang lebih penting, 
yang perlu kita lakukan 
agar tak mati tanpa penghormatan dan pengakuan.
Karyamu ialah penentu nasib,
bila tak sudi dirimu hilang dalam peradaban 
yang masih mendewakan hal gaib. 

Jiwa, 
Ada hal-hal yang dikehendaki pergi sewaktunya.
Maka, janganlah larut dalam penderitaan tak perlu
dan jangan lekas gusar sebelum memahami.

Tertanda,
pita suara pada otakmu. 


Terinspirasi dari karya Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia. 

No comments:

Post a Comment